Website Resmi Kecamatan Pulau Tiga Barat Kabupaten Natuna Propinsi Kepulauan Riau

BERITA

Pengecekan Proses Pengerjaan Jalan

Tanggal rilis: Rabu 23 Oktober 2019

 

Jalan adalah urat nadi yang menghubungkan orang dan barang dari berbagai lokasi. Program jalan merupakan pembangunan yang sesuai dengan visi misi Presiden RI dan Gubernur Kepri untuk meningkatkan konektivitas orang, barang dan data telekomunikasi. Berkaitan dengan hal tersebut Camat Pulau Tiga Barat Idris, S. Sos pada hari Rabu, 23 Oktober 2019 melakukan pengecekan pengerjaan jalan di Desa Pulau Tiga menuju Desa Selading agar proses pembangunan jalan hasilnya sesuai dengan rencana awal. Dengan adanya pembanguna jalan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap IV Tahun 2019

Tanggal rilis: selasa 22 Oktober 2019
Pendamping PKH Kecamatan Pulau Tiga Barat bersama Utusan dari Bank Mandiri, Kapolsubsektor dan Camat Pulau Tiga Barat hari Selasa, 22 Oktober 2019 melakukan penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap ke IV Tahun 2019 kepada Ibu-ibu penerima bantuan. Pihak Kecamatan Pulau Tiga Barat sangat mendukung Program Keluarga Harapan yang dicetuskan oleh Pemerintah Pusat yang merupakan program perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan. Diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup bagi penerima bantuan ini. Ibu-ibu berperan penting dalam mencukupi kebutuhan gizi anggota keluarga, sehingga tercipta generasi yang unggul dalam masyarakat. Kaum ibu juga sangat mengetahui kebutuhan penting dalam sebuah keluarga, misalnya untuk pendidikan, kesehatan dan kesejateraan. Sehingga dengan diberikannya bantuan sosial kepada ibu-ibu diharapkan lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan SDM yang unggul. Terimakasih diucapkan kepada Bank Mandiri dan semua pihak yang telah mendukung atas kelancaran kegiatan ini.

Pembentukan dan Peningkatan Kapasitas Forum Komunikasi RT dan RW Tingkat Kecamatan

Tanggal rilis: selasa 22 Oktober 2019

Untuk mempermudah pihak Desa, kecamatan dan Kabupaten dalam mendapatkan data-data masyarakat yang lebih akurat, Camat Pulau Tiga Barat Idris, S. Sos pada hari Selasa tanggal 22 Oktober 2019 mengadakan Rapat Pembentukan Forum Komunikasi RT dan RW berdasarkan  instruksi dari Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna  terkait kewajiban Pembentukan dan Peningkatan Kapasitas Forum Komunikasi RT dan RW Tingkat Kecamatan yang berkaitan dengan akan diadakannya kegiatan Peningkatan Kapasitas Forum Komunikasi RT dan RW Tingkat Kecamatan Se- Provinsi Kepulauan Riau pada minggu ke III Bulan Oktober 2019 mendatang.
Dari hasil musyawarah bersama yang diadakan di ruang rapat Kantor Camat, maka terpilihlah pengurus Forum Komunikasi RT dan RW ini, diantaranya:

Ketua                 : Mustaridi.
Wakil Ketua I  : Junaidi
Wakil Ketua II : Zahirman
Sekretaris         : Supriadi
Bendahara        : Hasan.

Semoga dengan terbentuknya Forum ini menjadi sebuah awal kita bisa bekerja sama dengan baik membangun data yang cepat dan akurat.

 

Pertemuan Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Natuna

Tanggal rilis: senin 21 Oktober 2019
Ketua Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Natuna H. Wan Zawali mengadakan pertemuan dengan kepala Desa, BPD, pengurus masjid, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang diadakan di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Pulau Tiga Barat Kabupaten Natuna pada hari Senin, tanggal 21 Oktober 2019.
Narasumber dalam pertemuan ini adalah Ketua FKUB itu sendiri Bapak H. Wan Zawali dan Sekretaris Bakesbangpolda kab natuna Drs.

Ismail Sitam, MM.

Camat Pulau Tiga Barat Idris, S.Sos serta Sekretaris Kecamatan Pulau Tiga Barat Junaidi, S.Sos ikut serta menyambut kedatangan Ketua FKUB serta mengikuti acara tersebut hingga selesai. Di Kecamatan Pulau Tiga Barat ini agama mayoritas penduduknya adalah Islam. Hingga kini masyarakat disini hidup rukun dan saling membantu antar sesama, dikarenakan budaya melayu dan islami  sangat kental di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Senam Bersama Se-Kecamatan

Keseruan acara senam pagi bersama pada jum’at pagi tanggal 18 Oktober 2019.  Adapun peserta kegiatan senam adalah seluruh masyarakat maupun dari instansi yang ada di kecamatan, serta dari siswa/guru sekolah dari tingkat SD hingga SLTA yang diadakan di lapangan bola kaki tanjung kumbik. Acara senam sehat ini juga dilanjutkan dengan pembagian jamu sehat gratis serta pemeriksaan kesehatan gratis kepada semua peserta yang dilakukan oleh pihak puskesmas kecamatan. Acara bertambah seru dengan kegiatan pembagian kupon berhadiah oleh Camat Pulau Tiga Barat, Idris, S.Sos.  Acara ini bertujuan untuk menyehatkan warga juga untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama warga. Semoga acara seperti ini tetap berlanjut kedepannya dan terimakasih kepada semua pihak/instansi yang telah mendukung penuh atas suksesnya acara senam sehat bersama ini.

Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kesehatan Reproduksi

Pagi hari Rabu, 16 Oktober 2019 pukul 08.00 WIB, bertempat di gedung pertemuan Desa Tanjung Kumbik Utara (Gedung Karla) Camat Pulau Tiga Barat, Idris, S.Sos menyambut kedatangan Dandim Natuna dalam rangka kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kesehatan Reproduksi bagi siswa/siswi SMA yang diselenggarakan oleh Kodim 0318 dalam kegiatan Karya Bhakti TNI 2019 di Kecamatan Pulau Tiga Barat Kabupaten Natuna.

 

Adapun para narasumber sengaja didatangkan dari Bakesbangpol dan Dinas Kesehatan Kabupaten Natu

na. Terimakasih atas pengabdian dan pelayanan kepada TNI terutama atas kegiatannya di daerah perbatasan ini.

Pengolahan sampah plastik menjadi Batako

Camat Pulau Tiga Barat, IDRIS, S.Sos meninjau langsung proses Pengolahan sampah plastik menjadi Batako di Kecamatan Pulau Tiga Barat.

Camat menyampaikan kepada masyarakat agar mari bersama-sama mengurangi penggunaan plastik, karena limbah plastik  sulit diuraikan oleh proses alami. Penggunaan plastik secara perlahan dapat dikurangi dengan menggunakan bahal lain yang fungsinya sama  yang mudah diurai oleh proses alami.

 

Limbah plastik yang sebagian orang dibuang dan dianggap tidak berguna ternyata dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang kreatif menjadi barang bernilai. Di Kecamatan Pulau Tiga Barat, limbah plastik ini dapat diolah menjadi Batako yang merupakan bahan utama kebutuhan bangunan. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat ini mendapat dukungan dari semua pihak serta menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.

Wakil Bupati Natuna Sebut Pulau Tiga Barat Miliki Potensi Perikanan yang Besar

Kecamatan Pulau Tiga Barat, memiliki potensi yang cukup besar di bidang perikanan, potensi ini harus dikelola dengan baik, untuk meningkatkan kesejahteraan.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, disela Hari Ulang Tahun Kecamatan Pulau Tiga Barat di Lapangan Bola Kaki Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Selasa (9/7/2019) lalu.

Ngesti mengatakan, dengan diresmikannya Kecamatan Pulau Tiga Barat pada 15 April 2016 yang lalu, ikut memberikan peluang ke Pulau Tiga Barat, agar lebih leluasa mengelola potensi, untuk meningkatkan kesejahteraan dan upaya percepatan pembangunan.

“Dengan peluang yang diberikan sebagai sebuah kecamatan, diharapkan dapat lebih leluasa dalam mengelola potensi yang ada,” ujarnya.

Ngesti juga mengingatkan bahwa tahun 2020, Kecamatan Pulau Tiga, telah ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten Natuna, suksesnya penyelenggaraan dibutuhkan keterlibatan dari pihak Kecamatan Pulau Tiga Barat.

“Untuk mensukseskan perhelatan tersebut saya mengharapkan kepada Pemerintah Kecamatan Pulau Tiga Barat untuk terus membangun koordinasi sebagai bentuk dukungan dalam mensukseskan perhelatan tersebut,” ujar Ngesti.

Tabrani Camat Pulau Tiga Barat menyampaikan, bahwa kegiatan HUT Kecamatan Pulau Tiga Barat ini disejalankan dengan peringatan hari kemerdekaan RI, dengan tujuan untuk meningkatkan silaturahmi seluruh unsur pembangunan, terutama di Kecamatan Pulau Tiga Barat.

Kegiatan ini akan diselenggarakan mulai 9 Juli sampai 9 Agustus 2019, dengan beberapa perlombaan yang akan digelar. Di antaranya sepak bola, bola voli putra dan putri, serta sepak takraw. ***

Sumber: https://www.hariankepri.com/ngesti-sebut-pulau-tiga-barat-miliki-potensi-perikanan-yang-besar/

Pulau Tiga di Natuna yang Semakin Benderang

Wajar saja jika di Pulau Tiga, Kecamatan Tiga Barat, Pulau Natuna, Kepulauan Riau masih minim listrik. Untuk mencapai sana saja dari Batam membutuhkan waktu yang panjang dan jalan yang berliku.

Setelah penerbangan dari Jakarta mendarat di Batam, masih harus menyambung menggunakan pesawat jarak pendek jenis ATR sekitar satu jam untuk menuju bandara Natuna. Dari situ, harus melanjutkan perjalanan darat hingga kurang lebih 2 jam menuju Selat Lampa.

Setelah itu lanjut menggunakan kapal laut sekitar 40 menit untuk sampai di Pulau Tiga. Perjalanan belum berhenti di situ, untuk menuju lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Pulau Tiga, harus dilewati dengan menggunakan kendaraan roda dua sekitar 15 menit.

PT PLN (Persero) membangun PLTD Tanjung Kumbik, Pulau Tiga, di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Natuna, Kepulauan Riau untuk memenuhi kebutuhan listrik di pulau tersebut.

BUMN listrik tersebut membangun PLTD dengan kapasitas 3×500 kilowatt (kw) untuk melistriki 4 desa di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Natuna, Kepulauan Riau, yaitu Desa Pulau Tiga, Desa Tanjung Kumbik Utara, Desa Setumuk, dan Desa Selading.

Saat ini, dari 4 desa tersebut, baru dua desa yang sudah teraliri listrik meskipun baru 7 jam. Listrik di desa tersebut baru menyala pukul 17.00 hingga 00.00 waktu setempat.

Setelah ada PLTD, listrik akan bisa menyala hingga 14 jam sampai pukul 7 pagi. Hal tersebut juga berlaku untuk 2 desa yang belum teraliri listrik.

Aliran listrik PLN sebentar lagi masuk wilayah tersebut, desa-desa di Pulau Tiga, Natuna, tak lagi gelap. Saat ini, instalasi sudah terpasang dan proses selanjutnya menunggu pemasangan mesin dan dilanjutkan dengan proses commisioning atau uji coba (performance test).

“Kita akan siapkan jaringan tegangan menengah, trafo dan saluran kabel tegangan rendah. Targetnya Desember nyala. Pengalaman yang sebelumnya sih begitu mesin terpasang, sekitar 20 hari, listrik sudah bisa nyala,” ujar Manajer Bidang SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepri, Dwi Suryo Abdullah saat berbincang bersama media di lokasi PLTD Tanjung Kumbik, Pulau Tiga, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (19/10).

Dwi menjelaskan, sebelumnya warga di wilayah tersebut mendapat listrik dari swakelola warga, di mana warga setiap hari membayar iuran untuk membeli solar rata-rata Rp 5.000-Rp 15.000 per kepala. Besaran iuran tergantung jumlah penggunaan listrik yang dipakai. Iuran tersebut dipakai untuk membeli kebutuhan solar sekitar 280 liter per hari untuk menerangi wilayah tersebut. Dengan solar tersebut, listrik bisa menyala 7 jam dimulai pukul 17.00 waktu setempat.

“Listrik saat ini di Kecamatan Pulau Tiga Barat dikelola warga. Setelah listrik kita masuk, Pulau Tiga Barat menjadi terang, 3 mesin dengan kapasitas 1.500 kw akan terpasang. Jaringan 17 km kita bentangkan di 3 desa dan akan ada 4 desa yang akan menikmati listrik PLN,” paparnya.

Saat ini, masih ada 2 desa di Pulau Tiga yang belum teraliri listrik dengan jumlah 186 dan 120 KK yang jumlahnya mencapai 1.200 jiwa.

Dwi berkomiten di tahun 2019 nanti, setidaknya 104 desa di Riau dan Kepulauan Riau yang belum mendapat listrik sudah bisa merasakan listrik secara penuh.
“PLN komit terwujudnya Kepri terang. Indonesia terang. Target tahun ini melistriki 33 desa, tahun depan 35, 29 tahun 2019 jadi total 104. Jadi 2019 seluruh desa sudah berlistrik,” kata Dwi.

Sumber: https://kumparan.com/@kumparannews/pulau-tiga-di-natuna-yang-tak-lagi-gelap

Lokasi Pulau Tiga Barat
Website Pemkab Natuna

PEMKAB NATUNA

Website Desa Pulau Tiga