Website Resmi Kecamatan Pulau Tiga Barat Kabupaten Natuna Propinsi Kepulauan Riau

PROFIL KECAMATAN

Sekilas tentang Kecamatan Pulau Tiga Barat

Setumuk, Pulau Tiga Barat. Sumber: Dishub Natuna

Secara geografis, kecamatan ini terdiri atas pulau yang berbukit-bukit yang membuatnya berada pada ketinggian 3 – 500 meter di atas permukaan laut. Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Bunguran Barat di sebelah utara, sedangkan di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Pulau Tiga. Selain itu, disebelah barat berbatasan dengan Laut Natuna dan disebelah timur juga berbatasan dengan Kecamatan Pulau Tiga.
Kecamatan ini terdiri atas empat (4) desa dengan luas wilayah daratan sebesar 17,08523 km2. Keempat desa  rsebut adalah desa Pulau Tiga dengan luas 4,44635 km2; desa Tanjung Kumbik Utara dengan luas 2,36762 km2; desa Setumuk dengan luas 5,35646 km2 dan desa Selading dengan luas 4,9148 km2.
Berdasarkan data dari sekretariat daerah Kabupaten Natuna bagian tata pemerintah, luas wilayah untuk 3 (tiga)  desa diantaranya masih indikatif yakni selain desa Selading Desa-desa di kecamatan ini memiliki luas wilayah yang hampir sama satu dengan yang lain. Desa dengan luas terbesar dapat dilihat dari rasio terhadap total luas kecamatan. Dapat diketahui bahwa desa Tanjung Kumbik Utara merupakan desa terbesar dengan rasio sebesar 28,30 persen. Selanjutnya ada desa Pulau Tiga dengan rasio sebesar 24,96 persen. Desa ini merupakan ibukota dari kecamatan Pulau Tiga. Sedangkan desa terkecil adalah desa Selading dengan rasio sebesar 22,23 persen.

Jumlah penduduk dari Kantor Kecamatan, pada tahun 2018 jumlah penduduk di kecamatan ini telah mencapai 2 024 jiwa yang terdiri dari 1 055 penduduk laki-laki dan 968 penduduk perempuan. Sementara jika dilihat dari nilai sex ratio yaitu sebesar 109 dapat diartikan bahwa setiap 100 orang penduduk perempuan terdapat 109 sampai 110 penduduk laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki dan perempuan tidak jauh berbeda. Kepadatan penduduk di kecamatan ini adalah 118,465 jiwa per kilometer persegi. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap satu kilo meter persegi dihuni oleh 118 sampai 119 penduduk. Desa dengan kepadatan penduduk tertinggi adalah Desa Tanjung Kumbik Utara yaitu 203,580 yang artinya setiap satu kilo meter persegi dihuni oleh 203 sampai 204 penduduk.
Kantor kecamatan juga mencatat bahwa terdapat sebanyak 585 KK (kepala keluarga) di kecamatan ini. Rata-rata jumlah anggota rumah tangga adalah 3 sampai 4 orang pada satu (1) kepala keluarga. Seluruh penduduk yang ada di kecamatan ini adalah warga negara Indonesia. Pada tahun 2018 terdapat 2 penduduk datang, 1 kematian dan 1 penduduk pergi yang tercatat.
Selama tahun 2018 tercatat sebanyak 229 tenaga kerja yang bekerja di bidang perikanan. Hal ini tentunya sesuai dengan karakteristik wilayah yang merupakan daerah pulau dan dikelilingi oleh lautan. Selain itu, sebanyak 80 pekerja bekerja di bidang pertanian dan sisanya bekerja diberbagai jenis lapangan pekerjaan seperti menjadi PNS/BUMN, perdagangan dan berbagai pekerjaan lain yang belum disebutkan sebelumnya.

Kondisi sosial masyarakat dapat dilihat dari beberapa hal, beberapa diantaranya adalah ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan serta mudahnya akses pada fasilitas kesehatan. Semakin lengkap sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan membuat kualitas hidup masyarakat semakin baik dan meningkatkan keadaan sosial mereka.
Berdasarkan data dari Kecamatan Pulau Tiga Barat, terdapat 3 Sekolah Dasar (SD), 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 1 Sekolah Menengah Atas (SMA), 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 1 Madrasah Aliyah (MA) di kecamatan ini. 3 SD masing-masing berada di 3 desa kecuali desa Tanjung Kumbik Utara. Sedangkan SMP hanya terdapat di Desa Pulau Tiga, SMA terdapat di Desa Selading, serta MTs dan MA terdapat di Desa Pulau Tiga. Belum meratanya fasilitas pendidikan di seluruh wilayah desa menujukkan masih minimnya akses terhadap pendidikan di kecamatan ini.
Selain fasilitas pendidikan, terdapat juga beberapa fasilitas kesehatan yaitu 1 puskesmas, 3 puskesmas pembantu, 1 polindes, dan 6 posyandu di kecamatan ini. Tenaga medis yang membantu pada fasilitas kesehatan tidak tersebar merata diseluruh tempat. Dari Puskesmas diketahui bahwa terdapat seorang dokter, enam (6) orang bidan, dua belas (12) orang perawat, tiga (3) farmasi dan satu (1) ahli gizi di kecamatan ini.
Perekonomian merupakan bagian penting dari masyarakat yang tidak dapat diabaikan. Kondisi perekonomian yang baik pada suatu wilayah akan berdampak pada kehidupan masyarakat yang lebih baik dan memadai. Kondisi perekonomian yang baik dapat dilihat dari lancarnya transaksi keuangan dan kemudahan melakukan transaksi keuangan. Salah satu yang diperlukan untuk menunjang hal tersebut adalah keberadaan lembaga keuangan. Selama tahun 2018, terdapat 2 buah koperasi non KUD di Kecamatan Pulau Tiga Barat, tepatnya di desa Tanjung Kumbik Utara. Hal ini menunjukkan masih kurangnya akses pada lembaga keuangan di kecamatan ini. Di samping itu, terdapat enam (11) rumah makan, dimana lima (8) diantaranya berada di Desa Pulau Tiga dan lima (5) berada di Desa Tanjung Kumbik Utara. Akomodasi untuk bermalam/menginap di kecamatan ini juga masih minim, hanya ada 3 penginapan di desa Tanjung Kumbik Utara.

Sumber: BPS Kab.Natuna. Kecamatan Pulau Tiga Barat dalam Angka 2019.